Sabtu, 31 Oktober 2015

Rata-rata Gabungan

Rata-rata Gabungan adalah gabungan dari masing-masing hasil rata-rata hitung yang menjadi satu.


Dinyatakan denga rumus sebagai berikut:




Keterangan : 
gab       = Rata-rata gabungan 
ni         = Jumlah anggota kelompok i
x̅i         = Nilai rata-rata kelompok

Contoh soal berikut dengan tabel:
Dalam ulangan ekonometrik dari ke 3 kelas. masing-masing kelas mempunyai nilai rata-rata yang berbeda. Kelas A tediri dari 20 mahasiswa dengan nilai rata-rata 7.4, kelas B terdiri dari 20 mahasiswa dengan nilai rata-rata 8.0, kelas C terdiri dari 25 mahasiswa dengan nilai rata-rata 7.9. 

Tentukan nilai rata-rata gabungan ulangan ekonometrik dari ketiga kelas tersebut? 
 






Jadi nilai rata-rata gabungan ulangan ekonometrik dari ketiga kelas adalah 7.77



Alhamdulillahi rabbil aalamiin.
Semoga bermanfaat :)

















 

   

Jumat, 30 Oktober 2015

Rata-rata Hitung (Mean Part 3)

1.4 Mencari rata-rata dengan cara coding

rumus:





Keterangan rumus:
  (Rata-rata)


  xo    (Tanda Kelas)
  p      (Panjang Kelas)
(Jumlah)


  fc    (f.c/frekuensi dikali coding)
  f      (frekuensi)

  
Keterangan Tabel:
1. Tabel nilai ujian dan frekuensi otomatis sudah tercantum didalam tabel.
2. Tanda kelas atau dapat kita sebut titik tengah (xo) iyalah hasil dari (data bawah + panjang kelas)/2.
    a. Data bawah adalah data nilai ujian yg berada disebalah kiri, yaitu 31,41,51,61,71,81,91.
    b. Panjang kelas dapat kita tentukan dengan cara menghitung dari data bawah sampai data atas (31 sampai 40) dan panjang kelasnya ada 10.
3. Tanda kelas (xo) adalah salah satu tanda kelas yang dapat kita pilih. 
4. Untuk harga xo ini kita beri harga c = 0
5. Untuk tanda kelas yang lebih dari xo, berturut turut diberi harga c=, 1 c= 2, c= 3, dan seterusnya
6. Sedangkan untuk tanda kelas yang kurang dari xo, berturut turut diberi harga c=, -1 c= -2, c= -3, dan seterusnya

Penyelesaian: 
1. Tentukan tabel xo, dari hasil (data bawah + panjang kelas)/2, (31+10)/2 = 35.5 dan seterusnya.
2. Setelah menentukan tabel xo, data mana yang akan kita pilih. misal data ke-empat yaitu xo =  65.5.
3. lalu kita isi tabel c, karena tadi kita memilih data ke empat berarti tabel c dari data ke-empat adalah 0. 
4. Tabel c yang lebih dari 0, berarti data ke-lima, enam, dan tujuh kita beri harga 1, 2, 3
5. Sedangkan tabel c yang kurang dari 0, berarti data ke-tiga, dua, dan satu kita beri harga -1, -2, -3.
6. Tabel fc adalah hasil perkalian dari tabel frekuensi (f) dengan tabel coding (c).
7. kita jumlahkan semua angka yang ada di tabel f, dan fc.
8. Lalu masuk-masukan deh kedalam rumus. 

 Rata-rata nilai ujian dari data diatas adalah 71.




Alhamdulillahi rabbil'aalamiin.
Semoga bermanfaat :).















Kamis, 29 Oktober 2015

Rata-rata Hitung (Mean) Part 2

1.3 Rata-rata menggunakan titik tengah (cara biasa)

  Rumus :




Jika data berbentuk data bergolong dan tersusun dalam daftar distribusi frekuensi dari data berat badan pasien yang melakukan diet sehat, maka kita cari rata-ratanya.

Keterangan:
1. Data berat badan dan Frekuensi sudah otomatis tercantum di tabel.
2. Kelas interval adalah data berat badan dari 41kg sampai 65kg.
3. Data bawah adalah data yang berada disudut kiri yaitu: 41 kg,  46 kg, 5 kg1, 56 kg, dan 61 kg.
4. Data atas adalah data yang berada disudut kanan yaitu: 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg, 65 kg.

Penyelesaian:
1. kita tentukan panjang kelas, caranya kita hitung dari data bawah (41 kg) sampai data atas (45 kg).            41,42,43,44,45 berarti panjang kelas nya adalah 5.
2. Mencari titik tengah, rumusnya itu, x (titik tengah) = (data bawah + data atas) / 2.
3. Setelah ditentukan titik tengahnya. selanjutnya mencari fx dengan cara: frekuensi x titik tengah.
4. Terakhir kita jumlahkan tabel dari f (frekuensi) dan tabel dari fx.









rata-rata berat badan dari semua pasien yang mengikuti program diet sehat adalah 54.89kg.

Rabu, 28 Oktober 2015

Rata-rata Hitung (Mean)

1. Rata-rata Hitung (Mean)
       Rata-rata hitung dapat kita sebut juga dengan mean yaitu jumlah nilai suatu data dibagi dengan       banyaknya data akan menghasilkan rata-rata nilai suatu data tersebut. Rata-rata hitung dinyatakan dengan notasi X untuk sampel. 
Ada beberapa rumus untuk menghitung rata-rata hitung, yaitu :

1.1 Rata-rata hitung untuk data tunggal  
      Rumus:
 








contoh soal : nilai ujian Statisktika dari 20 orang mahasiswa dikelas b semester empat fakultas Ekonomi Syari'ah adalah 9,7,8,7,6,9,6,7,7,8,8,7,8,9,6,6,7,6,7,10. tentukan nilai rata-ratanya?




     Jadi kesimpulannya :
     1. terdapat 20 nilai statistik dari mahasiswa  kelas b.
     2. ke-20 nilai tersebut dijumlahkan.
     3. lalu hasil penjumlahannya kita bagikan dengan banyaknya nilai tersebut dan,
     4. Hasil akhir menunjukan nilai rata-rata.


1.2 Data tunggal yang memiliki frekuensi

      Untuk data yang telah disusun dalam daftar distribusi frekuensi rata-rata dihitung dengan:


   



Keterangan dari rumus:
  (rata-rata)


  fx     (frekuensi x nilai)
  f       (frekuensi)

(jumlah)


      Contoh Soal:
      Nilai Matematika dari Sekolah Dasar (SD) ada 5 siswa yang mendapatkan nilai 5, 8 siswa mendapat nilai 6, 15 siswa mendapat nilai 7, 20 siswa mendapat nilai 8, 10 siswa mendapat nilai 9, dan 2 siswa mendapat nilai 10. Rumus :
                                                                               Tabel 1
                                                                                 Daftar Distribusi Frekuensi dan Produk fx

Keterangan dari tabel:
1. Nilai x adalah nilai pelajaran matematika dari para siswa.
2. Frekuensi atau f adalah jumlah siswa yang mendapatkan nilai tertentu.
3. fx adalah hasil dari nilai x dikali frekuensi.

Penyeleaian:




 





sampai sini dulu yah, besok dilanjut lagi cara menghitung rata-rata hitungnya, masi ada rumus rata-rata  data kelompok yang menggunakan cara: 1) titik tengah (cara biasa), 2) simpangan rata-rata sementara, 3) menggunakan pengkodean (coding).

semoga bermanfaat. 

wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh. :)